Semangat Kemerdekaan Menggema di Lingkungan ICBS, Santri Belajar Memaknai Perjuangan

Harau – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Insan Cendekia Boarding School (ICBS) berlangsung dengan khidmat. Upacara dilaksanakan di berbagai komplek ICBS dengan melibatkan santri dan asatidz yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias. Di Komplek Global, pelaksanaan upacara berlangsung dengan kondisi cuaca yang baik tanpa kendala berarti. Persiapan yang dilakukan sebelumnya turut mendukung jalannya prosesi sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan tertib sejak awal hingga akhir.
Pimpinan Komplek Global, Ustadz Achmad Fadhlan Yazid, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa antusiasme santri terlihat dari konsistensi mereka menjaga kerapian selama kegiatan berlangsung. Kerapian pakaian dan atribut tetap terjaga, sementara suasana menjadi hening dan khidmat ketika prosesi pengibaran bendera oleh pasukan pengibar bendera berlangsung. Kesiapan tersebut tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan sebelum upacara. Salah satunya melalui gladi bersih serta penempatan penanggung jawab di sejumlah area untuk membantu memastikan kegiatan berjalan tertib. Bagi ICBS, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum bagi santri untuk memahami makna perjuangan yang berada di balik kemerdekaan Indonesia.

Ustadz Fadhlan menilai bahwa proses meraih dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak berlangsung mudah maupun singkat. Nilai tersebut dapat menjadi pelajaran bagi santri dalam menjalani proses pendidikan dan kehidupan mereka. “Proses meraih dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia didapat dari proses perjuangan yang tidak mudah dan singkat. Para santri mesti meneladani bahwa untuk mencapai tujuan besar dilalui dengan proses yang juga tidak mudah dan singkat.”
Hal serupa juga disampaikan Kepala Asrama Komplek ICBS, Ustadz Jimmy Lukita, M.Ag. Menurutnya, pelaksanaan upacara berjalan baik, tertib, dan penuh khidmat. Santri maupun asatidz menunjukkan antusiasme serta kedisiplinan selama mengikuti kegiatan. Persiapan dari pihak asrama turut diarahkan pada kesiapan santri, mulai dari kelengkapan dan kerapian seragam, kedisiplinan waktu, hingga kebersihan lingkungan asrama. Antusiasme santri juga terlihat dari kesediaan mereka mengikuti arahan pembina selama rangkaian kegiatan. “Semangat kemerdekaan sejalan dengan pendidikan di pesantren, yaitu membentuk santri yang disiplin, bertanggung jawab, mandiri, memiliki semangat berjuang, dan bermanfaat bagi bangsa serta agama,” ujar Ustadz Jimmy.
Selain upacara, santri juga mengikuti berbagai aktivitas bernuansa kemerdekaan, termasuk perlombaan dan kegiatan kebersamaan di lingkungan asrama. Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi santri untuk membangun kebersamaan sekaligus menghidupkan semangat peringatan kemerdekaan dalam keseharian. Menurut Ustadz Jimmy, momentum tersebut diharapkan dapat menanamkan sejumlah nilai penting dalam diri santri, seperti disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, nasionalisme, penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan, serta semangat untuk terus berprestasi.
Sementara itu, Ustadz Fadhlan mengingatkan agar semangat tersebut tidak berhenti pada seremoni peringatan. Santri diharapkan selalu mengingat orang-orang yang telah berjasa dalam menghadirkan kebaikan dalam kehidupan yang mereka jalani hari ini. Melalui momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI, ICBS berharap semangat perjuangan yang ditanamkan kepada santri tidak berhenti pada satu momentum. Nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, semangat belajar, serta kesungguhan dalam berproses diharapkan menjadi bagian dari keseharian santri dalam menyiapkan diri sebagai generasi yang cerdas, Islami, mandiri, dan berprestasi, sesuai dengan visi ICBS.

