• Home
  • About us
  • SMP
  • Rekrutmen
  • SMA
    • Alumni
  • Prestasi
    • Profil Guru Berprestasi
    • Profil Siswa Berprestasi
    • Kolom Guru
  • Contact us
  • Pustaka
  • PPDB
  • News
    • Galery
    • Tabloid
ICBS
  • Home
  • About us
  • SMP
  • Rekrutmen
  • SMA
    • Alumni
  • Prestasi
    • Profil Guru Berprestasi
    • Profil Siswa Berprestasi
    • Kolom Guru
  • Contact us
  • Pustaka
  • PPDB
  • News
    • Galery
    • Tabloid

Kolom Guru

Home » Kebaikan sebagai Bahasa yang Dapat Didengar oleh yang Tuli dan Dapat Dilihat oleh yang Buta

Kebaikan sebagai Bahasa yang Dapat Didengar oleh yang Tuli dan Dapat Dilihat oleh yang Buta

  • Posted by Isworo Setyo Nugroho, S.Pd
  • Date 16 January, 2024

Dengan menyebut nama Allah dan memuji-Nya, juga berdoa agar limpahan rahmat  dan salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad dan keluarganya, serta para  sahabatnya. Semoga kita senantiasa dalam bimbingan-Nya dari hari ini hingga hari  pembalasan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas paradigma kebaikan dalam agama  Islam dengan menyimak hikmah dan ajaran Al-Quran

Kebaikan merupakan nilai universal yang dapat meresap ke dalam setiap lapisan  masyarakat. Buya Hamka, merupakan seorang cendekiawan muslim asal Sumatera Barat  menyatakan dengan tegas bahwa kebaikan menjadi bahasa yang dapat didengar oleh yang tuli  dan dapat dilihat oleh yang buta. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep kebaikan  dalam Islam, menggali kutipan al-Quran yang mendukung ide ini, dan merinci relevansinya  dalam kehidupan sehari-hari.

وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ ۝٥٦

Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.

Al Quran Surat Al A’raf Ayat 56

Kebaikan adalah suatu konsep yang mencakup tindakan, sikap, dan niat yang membawa  manfaat positif bagi diri sendiri dan orang lain. Konsep ini memiliki dampak yang mendalam dalam membentuk karakter seseorang dan membangun harmoni dalam masyarakat.

Ketika kita bertanya mengapa kebaikan begitu penting, kita dapat merenung pada nilai nilai moral dan etika dalam Islam. Al-Quran menegaskan bahwa tindakan baik adalah cermin  dari ketakwaan dan pengabdian kepada Allah. Kebaikan juga menjadi landasan untuk  menciptakan lingkungan yang damai dan penuh kasih sayang. Kemudian yang akan menjadi  pertanyaan mengenai kapan kebaikan harus dilakukan membawa kita pada pemahaman bahwa

setiap momen dan situasi merupakan peluang untuk berbuat baik. Dalam kehidupan sehari hari, kesempatan untuk menyebarkan kebaikan dapat muncul kapan saja, baik dalam kesulitan  maupun kebahagiaan.

Tempat untuk melakukan kebaikan tidak terbatas pada lingkungan tertentu. Kita dapat  menyebarkan kebaikan di rumah, tempat kerja, atau di masyarakat secara luas. Buya Hamka  menekankan bahwa kebaikan dapat dilihat oleh yang buta, menggambarkan bahwa dampak  positif dari tindakan baik dapat mencapai mereka yang tidak dapat melihatnya secara harfiah.

Setiap individu memiliki peran dalam membawa kebaikan ke dalam dunia ini. Tidak hanya  sebagai pelaku kebaikan, tetapi juga sebagai penerima kebaikan. Dalam Islam, nilai saling  membantu dan berbagi kebaikan ditekankan, menciptakan ikatan sosial yang erat.

Bagaimana kita menciptakan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari? Salah satu cara adalah  dengan mengembangkan sikap welas asih, toleransi, dan ketulusan dalam tindakan kita.  Kebersihan hati dan niat yang tulus juga menjadi kunci dalam menjalankan kebaikan. Untuk  menguatkan konsep kebaikan, al-Quran sebagai petunjuk utama umat Islam menyajikan  beberapa ayat yang menyoroti pentingnya berbuat baik. Dalam Surah Al-Baqarah (2:267),  Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, infakkanlah (sebagian) dari hasil usahamu  yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu, dan  janganlah kamu memilih yang buruk-buruk (yang hasil kerjanya), sedangkan kamu sendiri  tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan (mata).”

Ayat ini menegaskan bahwa kebaikan tidak hanya terbatas pada tindakan, tetapi juga  mencakup pemilihan yang baik dalam setiap aspek kehidupan. Dalam Surah Al-Baqarah  (2:197), Allah juga menyatakan, “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.  Jika kamu terhalang, (siasatilah) binatang (untuk kurban) yang mudah didapat, kemudian  jangan bercukur kepala sebelum binatang itu sampai ke tempat penyembelihan (hewan  kurban).”

Ayat ini mengajarkan tentang melibatkan diri dalam perbuatan baik, bahkan dalam ibadah,  sebagai bentuk pengabdian kepada Allah. Dalam konteks ajaran Islam, kebaikan bukanlah  sekadar kata-kata atau tindakan yang dilakukan secara mekanis. Kebaikan adalah bahasa yang  dapat didengar oleh yang tuli dan dapat dilihat oleh yang buta, seperti yang diungkapkan oleh  Buya Hamka. Melalui pemahaman konsep kebaikan dalam Islam dan ayat-ayat Al-Quran yang  mendukungnya, kita dapat memandang kebaikan sebagai suatu bentuk ibadah dan panggilan untuk membentuk masyarakat yang penuh kasih sayang. Dengan menggandeng nilai-nilai ini  dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat menjadi agen perubahan positif dalam dunia ini.

Tag:#insancendekiaboardingschool, bahasa, ICBS, kebaikan, prestasi

  • Share:
author avatar
Isworo Setyo Nugroho, S.Pd

Isworo Setyo Nugroho, S.Pd. adalah seorang Guru bidang studi Informatika SMA IT ICBS , Lulusan Universitas Negeri Padang Program studi pendidikan Teknik Informatika, memiliki hoby membaca, menulis dan mendaki gunung
dengan keahlian rekayasa perangkat lunak dan pemograman

Previous post

Muhammad Gadafi, “Usaha Tidak Akan Menghianati Hasil”
16 January, 2024

Next post

Farand Yusuf Nugraha; Akan Ada Masa Depan Bagi Semua yang Bertahan
18 January, 2024

You may also like

penyesalan
PENYESALAN
28 March, 2025
kampung (Custom)
Memaksimalkan Ibadah Puasa: Tiga Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan yang Berkala
22 March, 2025
guru
Training Bersama PPA Institute: Bekerja Bahagia dengan Cinta dan Harmoni
21 March, 2025
Insan Cendekia Boarding School
JL. RA. Kartini Padang Kaduduk Kel. Tigo Koto Diate Kec. Payakumbuh Utara – Sumatera Barat.
    (+62)811 6699 102

    info@icbs.sch.id 

LINKS

Tentang Kami
Find us
PPDB
Achievement
Alumni

FIND US

INSAN CENDEKIA BOARDING SCHOOL PAYAKUMBUH

© 2026 YAYASAN INSAN CENDEKIA  –  ICBS PAYAKUMBUH


Home

Calendar

Blog

Gallery

Address