Santri ICBS Raih Prestasi di Ajang SMARTCO, Tunjukkan Bakat Qur’ani dan Kreativitas

Payakumbuh — Santri Insan Cendekia Boarding School (ICBS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang SMARTCO yang diikuti oleh berbagai sekolah dari tingkat Sumatera Barat. Dalam perlombaan tersebut, santri ICBS berhasil meraih sejumlah penghargaan di berbagai cabang lomba, mulai dari tahfiz Al-Qur’an, poster digital, hingga solo song.
Pada cabang Tahfiz Al-Qur’an, santri ICBS berhasil meraih prestasi melalui Fayyadh Ibra Alkensa untuk kategori putra dan Syaza Raeesah Hadi untuk kategori putri. Sementara itu, pada cabang Poster Digital, Nayara Rasyiqa Maharani berhasil meraih Juara 1, disusul oleh Fawwaz Athauhurrahman yang meraih Juara 3. Adapun pada cabang Solo Song SMP, Daffa Putra Pratama berhasil meraih Juara 3. Capaian ini menjadi bukti bahwa santri ICBS tidak hanya berkembang dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu menunjukkan kreativitas dan bakat di berbagai bidang lainnya. Kompetisi SMARTCO sendiri diikuti oleh banyak sekolah dari berbagai daerah di Sumatera Barat, sehingga persaingan berlangsung cukup ketat.
Dr. Vikri Rahmaddani, S.Sos., M.A. selaku Kepala Sekolah SMP ICBS menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang berhasil diraih santri ICBS dalam ajang tersebut. Menurutnya, meskipun tidak mengikuti seluruh cabang perlombaan karena beberapa kegiatan yang bentrok, santri ICBS tetap mampu menunjukkan hasil yang membanggakan. “Alhamdulillah tahun ini kita masih bisa berpartisipasi dalam kegiatan SMARTCO yang cakupannya tingkat Sumatera Barat. Walaupun tidak mengikuti semua cabang lomba, santri kita tetap mampu mengukir prestasi yang cukup gemilang,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sebelum mengikuti perlombaan, sekolah terlebih dahulu memetakan potensi dan talenta santri sesuai bidang yang mereka minati. Persiapan dilakukan bersama guru pendamping dan pembina agar santri dapat tampil maksimal dalam perlombaan. Selain itu, ajang seperti SMARTCO juga menjadi sarana penting bagi ICBS untuk membangun mental kompetitif santri sekaligus mengevaluasi kemampuan mereka dalam bersaing dengan sekolah-sekolah lain di tingkat yang lebih luas.
Salah satu santriwati yang berhasil mencuri perhatian adalah Nayara Rasyiqa Maharani, peraih Juara 1 cabang Poster Digital. Ia mengaku awalnya tidak menyangka bisa meraih juara karena melihat banyak karya peserta lain yang menurutnya sangat bagus dan kreatif. “Awalnya saya sempat kurang percaya diri karena melihat karya peserta lain yang luar biasa. Tapi Alhamdulillah, saya tetap mencoba memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Dalam proses persiapannya, Nayara rutin berlatih dan mendapatkan pendampingan dari ustadzah pembimbing yang terus membantu mengoreksi dan mengevaluasi karya yang dibuatnya. Meskipun sempat mengalami kendala jaringan selama proses persiapan karena berada di lingkungan asrama, ia tetap berusaha menyelesaikan seluruh tantangan dengan maksimal.
Menurut Nayara, dukungan dari ICBS menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya semakin percaya diri untuk mengikuti perlombaan. Ia merasakan bahwa sekolah selalu memberikan dukungan dan apresiasi terhadap karya serta potensi yang dimiliki santri. “ICBS sangat mendukung dan mengapresiasi karya-karya santri. Itu membuat saya semakin semangat untuk terus mencoba dan berkembang,” tambahnya. Di akhir wawancara, Nayara juga memberikan pesan kepada santri lainnya agar tidak takut mencoba hal baru dan terus berani mengembangkan potensi diri. “Jangan ragu untuk mencoba hal baru, karena dari situlah kita bisa belajar banyak hal dan memperluas pengetahuan,” pesannya.
Prestasi ini kembali menunjukkan komitmen ICBS dalam mendukung pengembangan potensi santri di berbagai bidang. Tidak hanya dalam akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam kreativitas, seni, dan keterampilan lainnya. Sejalan dengan visinya, ICBS terus berupaya mewujudkan generasi yang cerdas, Islami, mandiri, dan berprestasi.
