• Home
  • About us
  • SMP
  • SMA
    • Alumni
  • Rekrutmen
  • Prestasi
    • Profil Guru Berprestasi
    • Profil Siswa Berprestasi
    • Kolom Guru
  • Contact us
  • PPDB
  • Pustaka
  • Berita
    • Galery
    • Tabloid
ICBS
  • Home
  • About us
  • SMP
  • SMA
    • Alumni
  • Rekrutmen
  • Prestasi
    • Profil Guru Berprestasi
    • Profil Siswa Berprestasi
    • Kolom Guru
  • Contact us
  • PPDB
  • Pustaka
  • Berita
    • Galery
    • Tabloid

Kegiatan Sekolah

Home » News » Perkuat Kompetensi Guru dan Pembina, ICBS Gelar Workshop Hypnoteaching dan Seminar Manajemen Pengasuhan Santri

Perkuat Kompetensi Guru dan Pembina, ICBS Gelar Workshop Hypnoteaching dan Seminar Manajemen Pengasuhan Santri

  • Posted by Randi Akbar Fattah, S.Pd
  • Date 25 June, 2026

   Harau – Meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pengembangan kemampuan santri, tetapi juga dengan memperkuat kapasitas para guru dan pembina sebagai pendidik. Berangkat dari semangat tersebut, Insan Cendekia Boarding School (ICBS) menggelar rangkaian kegiatan pengembangan sumber daya manusia selama dua hari berupa Workshop Hypnoteaching dan Mindful Teaching bersama Halfizh A., S.Psi., M.Psi., Psikolog., CHt., CG. selaku Psikolog Klinis, yang dilanjutkan dengan Seminar Manajemen Pengasuhan Siswa di Sekolah dan Asrama bersama Yayasan Peduli Sumatera Barat.

    Kegiatan ini berlokasi di Aula Utama Komplek Harau dan menjadi bagian dari komitmen ICBS untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan pembina dalam mendampingi tumbuh kembang santri, baik di lingkungan sekolah maupun asrama. Materi yang diberikan tidak hanya membahas strategi pembelajaran yang efektif, tetapi juga memperkuat kemampuan pendidik dalam membangun komunikasi yang sehat, memahami karakter peserta didik, hingga melakukan pendampingan terhadap berbagai tantangan yang dihadapi remaja di era saat ini.

Pembukaan Kegiatan oleh Bagian SDM ICBS, Ustadz Achmad Fadhlan Yazid, S.T., M.Si

    Ustadz Achmad Fadhlan Yazid, S.T., M.Si dari Bagian SDM ICBS sebagai penyelenggara kegiatan ini menjelaskan, kegiatan dilatarbelakangi dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga semangat belajar bagi seluruh guru dan pembina. “Perlunya ruang untuk belajar dan mempertahankan pribadi pembelajar bagi para guru dan pembina asrama. Tugas utama SDM ICBS adalah mendidik dan membina generasi pelajar, sehingga kemampuan untuk bersikap sebagai seorang pendidik perlu dibentuk sebaik mungkin,” jelasnya. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter santri yang selaras dengan nilai-nilai yang diusung ICBS. Melalui workshop dan seminar tersebut, diharapkan wawasan serta keterampilan guru dan pembina terus berkembang sehingga mampu memberikan pendampingan yang semakin optimal.

    Pandangan serupa disampaikan oleh Ust. Aniko Putra, S.Pd., Gr., Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMP Insan Cendekia Harau yang juga merupakan peserta kegiatan. Ia menilai bahwa profesi guru menuntut proses belajar yang tidak pernah berhenti karena tantangan dunia pendidikan terus berkembang. “Guru yang berhenti belajar, maka ia mesti berhenti mengajar. Agar guru bisa terus memberi arti bagi murid-muridnya, ia harus terus meng-upgrade dirinya. Workshop seperti ini menjadi salah satu wadah untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ungkapnya.

Sesi Hypnoteaching yang diikuti oleh seluruh Guru dan Pembina

    Pada hari pertama, para peserta mendapatkan materi mengenai Hypnoteaching dan Mindful Teaching, yaitu pendekatan pembelajaran yang menempatkan guru bukan hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai sosok yang hadir secara utuh dalam mendampingi proses tumbuh kembang peserta didik. Menurut Ust. Aniko, perkembangan karakter generasi saat ini membuat pendekatan pembelajaran yang penuh kesadaran (mindful teaching) menjadi kebutuhan yang sangat penting. Di tengah berbagai tantangan seperti distraksi media sosial, penggunaan gawai yang berlebihan, hingga meningkatnya persoalan kesehatan mental remaja, guru dituntut mampu membangun hubungan yang hangat dengan peserta didiknya. “Melalui pendekatan mindful teaching, guru memiliki kelekatan dan kedekatan dengan murid sehingga mereka merasa benar-benar dipedulikan. Dari situ akan tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter positif,” jelasnya.

    Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kehadiran guru yang mampu menjadi teladan. Menurutnya, karakter tidak cukup diajarkan melalui teori, melainkan harus dicontohkan dalam keseharian. “Karakter tidak bisa diajarkan, tetapi dicontohkan. Guru tidak cukup hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendidik kepribadian dan karakter muridnya,” tambahnya.

    Sementara itu, pada hari kedua, peserta mengikuti Seminar Manajemen Pengasuhan Siswa di Sekolah dan Asrama yang membahas berbagai strategi pendampingan santri di lingkungan boarding school. Salah satu pembahasan penting dalam seminar tersebut adalah upaya pencegahan berbagai bentuk penyimpangan perilaku remaja, termasuk fenomena LGBT, beserta langkah-langkah penanganannya secara tepat dalam lingkungan pendidikan.

    Bagi Ustadzah Sani Salsabilla, S.Pd., yang sehari-hari bertugas sebagai pembina asrama, materi tersebut memberikan banyak wawasan baru dalam menjalankan perannya mendampingi santri selama 24 jam. “Kami belajar bahwa guru dan pembina bukan hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga membersamai proses tumbuh kembang santri. Sebagai pembina, kami harus mampu mengelola emosi agar santri merasa aman berada di dekat kami,” tuturnya.

Antusiasme Asatidz dalam kegiatan di hari kedua dalam Seminar Manajemen Pengasuhan Santri

    Ia juga mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya prosedur pendampingan ketika menghadapi berbagai persoalan santri, mulai dari pendekatan personal hingga langkah-langkah administratif yang diperlukan agar proses pembinaan berjalan secara objektif dan profesional. Sebagai pembina yang setiap hari berinteraksi dengan santri, Ustadzah Sani menilai pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi perilaku remaja sangat penting agar gejala penyimpangan dapat dikenali sejak dini dan ditangani dengan pendekatan yang tepat. “Setelah mengikuti kegiatan ini, saya ingin menerapkan pendekatan yang lebih sadar, empatik, dan berpusat pada kebutuhan santri. Saya juga ingin membangun komunikasi yang lebih positif serta memahami karakter dan potensi setiap anak secara lebih mendalam,” ujarnya.

    Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema-tema yang relevan terhadap tantangan pendidikan saat ini, termasuk pembahasan mengenai kesehatan mental guru dan pembina. “Pendampingan yang baik kepada santri juga dipengaruhi oleh kondisi dan kesiapan guru maupun pembinanya. Karena itu kami juga perlu terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri,” katanya.

    Melalui rangkaian workshop dan seminar ini, ICBS kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pendidikan. Dengan guru dan pembina yang terus belajar, berkembang, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang humanis dan penuh kesadaran, ICBS optimistis dapat terus mewujudkan generasi yang cerdas, Islami, mandiri, dan berprestasi, sesuai dengan visi yang menjadi pijakan dalam setiap proses pendidikan di lingkungan pesantren.

Share

Tag:#BelajarBersama, #BoardingSchool, #BoardingSchoolIndonesia, #CintaIlmu, #GenerasiCendekia, #ICBSPAYAKUMBUH #ICBS #insancendekia #MFQNasional #SantriICBSBerprestasi #insancendikiaboardingschool #insancendekiaboardingschoolpayakumbuh #IslamicBoardingSchool

author avatar
Randi Akbar Fattah, S.Pd

Junior Web Developer, Google Apps Enthusiast, Public Relationship, IT Support, Tim Redaksi

Previous post

From ICBS to World-Class Universities!
25 June, 2026

You may also like

kampus
From ICBS to World-Class Universities!
22 June, 2026
poster robotik
ICBS Gandeng UIN Suska Riau Gelar Workshop Coding dan Robotik, Siapkan Generasi Muslim Penguasa Teknologi
20 June, 2026
IMG_9024
Pelepasan Santri Konsulat ICBS: Langkah Awal Menyebarkan Manfaat dan Menjemput Pengalaman Baru
20 June, 2026
Insan Cendekia Boarding School
JL. RA. Kartini Padang Kaduduk Kel. Tigo Koto Diate Kec. Payakumbuh Utara – Sumatera Barat.
    (+62)811 6699 102

    info@icbs.sch.id 

LINKS

Tentang Kami
Find us
PPDB
Achievement
Alumni

FIND US

INSAN CENDEKIA BOARDING SCHOOL PAYAKUMBUH

© 2026 YAYASAN INSAN CENDEKIA  –  ICBS PAYAKUMBUH


Home

Calendar

Blog

Gallery

Address