• Home
  • About us
  • SMP
  • SMA
    • Alumni
  • Rekrutmen
  • Prestasi
    • Profil Guru Berprestasi
    • Profil Siswa Berprestasi
    • Kolom Guru
  • Contact us
  • PPDB
  • Pustaka
  • News
    • Galery
    • Tabloid
      (+62)8116699102    info@icbs.sch.id
    PPDB
    ICBS
    • Home
    • About us
    • SMP
    • SMA
      • Alumni
    • Rekrutmen
    • Prestasi
      • Profil Guru Berprestasi
      • Profil Siswa Berprestasi
      • Kolom Guru
    • Contact us
    • PPDB
    • Pustaka
    • News
      • Galery
      • Tabloid

      Kolom Guru

      Home » MARI BERBENAH, SAMBUT RAMADHAN DENGAN CERIA

      MARI BERBENAH, SAMBUT RAMADHAN DENGAN CERIA

      • Posted by Syafri Salmi, S.Pd.I
      • Date 27 February, 2025

      Tinggal menghitung hari, Ramadhan datang menghampiri. Bagi umat Islam yang beriman, Ramadhan merupakan suatu bulan yang sangat ditunggu kehadirannya. Hal ini dikarenakan Bulan Ramadhan hadir banyak memberikan keberkahan, terbukanya pintu ampunan, sarana menggapai ketaqwaan sebagai modal dalam kehidupan, bulan diturunkannya Alqur’an, diterimanya amalan yang dilakukan, bahkan berlipat gandanya pahala yang Allah berikan. Kemudian juga bagian dari kemuliaan Ramadhan adalah terbukanya pintu surga sebagai impian semua orang beriman dan tertutupnya pintu neraka di mana satupun tidak ada kita yang berkeinginan untuk memasukinya. Ya Rabb semoga kita selalu jauh dari azab neraka dan berkumpul semuanya di surganya Allah SWT.

      Berbenah menyambut kehadiran Ramadhan sudah semestinya wajib untuk dilakukan, dengan tujuan apa yang dibawa Ramadhan benar – benar dirasakan dalam kehidupan, di antara yang bisa dilakukan adalah :

      Pertama, perbanyak berdo’a dan bermohon kepada Allah SWT. “ Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab, dan bulan Sya’ban, sampaikan kami ke bulan Ramadhan”. Do’a merupakan kekuatan dan senjatanya kaum muslimin, jadi jangan sungkan untuk terus memanjatkan do’a serta bermunajat kepada Allah SWT sebagai penguasa dari segala – galanya, berkeluh kesah hanya kepada Allah karena hanya kepada-Nya-lah kita berharap dan kepada-Nya lah kita memohon pertolongan.

      Kedua, pelajari dan perkaya diri kembali dengan ilmu yang berkaitan dengan ibadah puasa. Beramal tanpa ilmu tentu merupakan suatu perkara yang sia – sia, sedangkan berilmu tanpa diamalkan tentukan suatu hal yang celaka. Buya Hamka dalam kata bijaknya juga mengatakan iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi, namun ilmu tanpa iman bagaikan lentera di tangan pencuri. Ilmu merupakan landasan sebagai acuan untuk melaksanakan sesuatu, termasuk ibadah. Maka berilmu sudah semestinya menjadi sebuah kewajiban yang mesti ada di dalam diri. Ilmu yang dimiliki akan membawa kelancaran terhadap suatu amalan yang dilakukan, termasuk ibadah puasa. Maka mari fakirkan diri kita untuk berupaya memenuhi kebutuhan ilmu terkait ibadah puasa yang akan dilakukan, dengan tujuan ibadah puasa yang dijalankan tidak menjadi perkara yang sia – sia. Sebagaimana Rasulullah SAW katakan “Banyak di antara orang yang berpuasa, namun tidak mendapatkan apa – apa dari puasa yang dikerjakan melainkan hanyalah haus dan lapar (HR An-Nasa’i).

      Maka menyongsong kedatangan Ramadhan yang tinggal menghitung hari mari kita perkaya diri dengan ilmu terutama yang berkaitan dengan amalan harian di Bulan Ramadhan. Dengan bertanya, belajar dari buku dan sumber yang ada, ataupun juga memperkaya diri dari sumber – sumber informasi yang terpercaya, upgrade diri terus perkaya diri dengan bekal keilmuan dalam beramal.

      Ketiga, berkemas dan bersihkan diri. Menyambut serta menjalani aktivitas Ramadhan mari kita berbenah, berkemas, membersihkan diri. Ibarat kita mandi dengan berapa kali sehari pasti salah satu tujuannya adalah membersihkan diri dari berbagai kotoran yang menempel terkadang membuat diri tidak nyaman, oleh sebab itu mesti dibersihkan. Begitu juga dengan ibadah puasa, dalam artian di sini ibadah yang mulia, diawali dengan keadaan yang suci dan bersih. Membersihkan diri dengan menghilangkan segala sesuatu yang menghambat bahkan bisa menghapus pahala dari ibadah yang dikerjakan. Sangat sayang sekali kita berupaya menjalankan ibadah puasa di siang hari, sholat tarawih di malam hari namun pahalanya luput dari diri disebabkan ulah, perangai serta tingkah laku yang ada dalam diri, seperti sifat iri, dengki, sakit hati, dan sejenisnya. Menjelang Ramadhan datang mari bersihkan diri, bersihkan hati, luruskan niat memang ibadah yang dijalani benar – benar ikhlas serta murni untuk memperbaiki diri agar menjadi insan yang bertaqwa di sisi Illahi.

      Keempat, buat target dan tujuan yang ingin dicapai, dalam menggapai sesuatu yang diinginkan memang semestinya memiliki target dan tujuan yang jelas. Karena target dan tujuan yang telah direncanakan yang akan mampu menghantarkan diri bersemangat menggapai tujuan yang dinginkan. Sebagai seorang yang beriman, ibadah puasa yang dikerjakan salah satunya bertujuan sebagai sarana menggapai ketaqwaan. Sebagaimana Allah katakan “ Wahai Orang – Orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” ( Q.S Al – Baqarah : 183 ). Menggapai nilai taqwa ini akan semakin bagus dan terarah dalam pelaksanaannya jika memiliki target yang jelas untuk dijalankan. Misalnya target tilawah minimal 1 juz perhari, melatih diri untuk selalu istiqamah dalam menjaga ibadah sholat wajib berjamaah, ataupun target menjaga diri dari perkara yang sia – sia. Tentu hal – hal seperti ini bisa menjadi acuan agar kita mampu meng-upgrade diri menjadi insan yang mulia.

      Kelima, saling menghargai dan menghormati. Pepatah minang mengatakan nan kuriak iyolah kundi, nan merah adolah sago, nan baik adolah budi, nan indah iyolah bahaso. Yang baik adalah budi dalam artian d isini akan terlihat dari tindak tanduk, perangai, gerak gerik maupun tingkah laku yang diperlihatkan. Orang bisa membaca siapa diri kita terkadang dilihat dari karakter yang diperlihatkan. Yang indah adalah baso maksudnya di sini adalah yang indah itu adalah bahasa, apa yang diucapkan, kata – kata yang keluar dari mulut mesti terjaga dengan baik. Mari saling menjaga, menghormati dan saling menghargai. Ramadhan yang indah dijalani dengan penuh kebersamaan berharap selalu mendatangkan keberkahan yang selalu diridhoi Allah SWT.

      Keenam pergunakan waktu dengan sebaik – baiknya. Ibadah puasa sebenarnya cara Allah SWT ingin membiasakan jiwa disiplin dalam diri kita, agar memanfaatkan waktu dengan sebaik – baiknya. Terlihat yang Rasulullah katakan “Senantiasa umatku dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka puasa.” (HR Ahmad). Salah satu pesan yang dapat kita cermati adalah aktivitas bersahur dan aktivitas berbuka adalah dua hal yang selalu dikerjakan dalam bulan Ramadhan, dan dikerjakan di waktu yang telah ditetapkan.

      Bersahur dilakukan hingga sebelum masuknya waktu shubuh, sedangkan berbuka dilaksanakan jika telah masuknya waktu maghrib. Begitu juga dengan sholat misalnya baik sholat wajib maupun sunnah juga telah ditetapkan masing – masing waktu pengerjaannya. Tarawih misalnya ibadah sunnah di malam hari di bulan Ramadhan, dan hanya ada di bulan Ramadhan tidak ada pada bulan – bulan yang lain. Beruntunglah diri yang selalu istiqamah berupaya maksimal konsisten dan teguh pendirian menghidupkan malam – malam ramadhan dengan amalan yang belum tentu didapatkan dalam kesempatan ramadhan – ramadhan berikutnya. Semoga dengan kedatangan Ramadhan dan aktivitas yang ada di dalamnya semakin menjadikan diri kita menjadi hamba Allah yang selalu disiplin dalam berbagai hal, berkah ramadhan membawa diri kita menjadi insan yang mulia, berkah, serta diridhoi Allah SWT. ***

       

       

       

       

       

       

      Tag:#BelajarBersama, #BoardingSchool, #CintaIlmu, #GenerasiCendekia, #InsanCendekiaPayakumbuh, #IslamicBoardingSchool, #KegiatanSiswa, #PendidikanBerkualitas, #PendidikanKarakter, #PPDB, #santri, #santrijuara, #SekolahIslam, #tahfidz, ICBS, juara, pesantren, prestasi, ramadhan

      • Share:
      author avatar
      Syafri Salmi, S.Pd.I

      Syafri Salmi biasa akrab dipanggil dengan ustad salmi, merupakan salah satu tenaga pendidik di Insan Cendekia Payakumbuh di mata Pelajaran PAI. Disamping sebagai guru, beliau juga wakil kepalah sekolah dibidang sarana Prasarana. Saat ini juga merupakan salah satu guru penggerak A.6 dari Kota Payakumbuh.

      Previous post

      KUNCI REZEKI: TAWAKKAL KEPADA ALLAH
      27 February, 2025

      Next post

      Marhaban ya Ramadhan 1446 H
      1 March, 2025

      You may also like

      penyesalan
      PENYESALAN
      28 March, 2025
      kampung (Custom)
      Memaksimalkan Ibadah Puasa: Tiga Ibadah di Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan yang Berkala
      22 March, 2025
      guru
      Training Bersama PPA Institute: Bekerja Bahagia dengan Cinta dan Harmoni
      21 March, 2025

      Informasi terbaru

      • RASA MALAS ITU UJIAN, BUKAN ALASAN!
      • Prestasi Gemilang di PAI FAIR 2025: Dua Santri ICBS Raih Juara 2 Nasional
      • Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh Salurkan Misi Kemanusiaan ke Jorong Kampuang Tangah, Nagari Salareh Aie Timur, Kecamatan Palambayan, Kabupaten Agam
      • SEHELAI DAUN PUN JATUH DALAM PENGETAHUAN-NYA 🍃
      • AMANAH TERSAMPAIKAN: PENYALURAN BANTUAN TAHAP II ICBS PEDULI
      • AL-QUR’AN: PERISAI HATI & PENJAGA SETIAP LANGKAH

      Archives

      • December 2025 (10)
      • November 2025 (22)
      • October 2025 (13)
      • September 2025 (30)
      • August 2025 (25)
      • July 2025 (26)
      • June 2025 (16)
      • May 2025 (15)
      • April 2025 (22)
      • March 2025 (27)
      • February 2025 (37)
      • January 2025 (33)
      • December 2024 (31)
      • November 2024 (20)
      • October 2024 (13)
      • September 2024 (12)
      • August 2024 (10)
      • July 2024 (7)
      • June 2024 (1)
      • May 2024 (18)
      • April 2024 (2)
      • March 2024 (7)
      • February 2024 (10)
      • January 2024 (19)
      • December 2023 (21)
      • November 2023 (25)
      • October 2023 (16)
      • September 2023 (18)
      • August 2023 (24)
      • July 2023 (25)
      • June 2023 (19)
      • May 2023 (10)
      • April 2023 (7)
      • March 2023 (9)
      • February 2023 (4)
      • January 2023 (1)
      • December 2022 (3)
      • November 2022 (5)
      • October 2022 (3)
      • September 2022 (1)
      • August 2022 (8)
      • July 2022 (2)
      • April 2022 (1)
      • February 2022 (1)
      • January 2022 (1)
      • December 2021 (1)
      • November 2021 (3)
      • October 2021 (2)
      • September 2021 (1)
      • June 2021 (2)
      • April 2021 (3)
      • February 2021 (1)
      • January 2021 (3)
      • December 2020 (4)
      • November 2020 (7)
      • October 2020 (6)
      • September 2020 (1)
      • July 2020 (2)
      • June 2020 (3)
      • May 2020 (1)
      • March 2020 (1)
      • February 2020 (5)
      • January 2020 (4)
      • December 2019 (7)
      • November 2019 (10)
      • October 2019 (2)
      • September 2019 (10)
      • August 2019 (6)
      • July 2019 (7)
      • June 2019 (7)
      • May 2019 (8)
      • April 2019 (10)
      • March 2019 (10)
      • February 2019 (11)
      • January 2019 (13)

      Categories

      • ALUMNI (89)
      • Birrulwalidain (6)
      • charity (12)
      • Daurah Bahasa (11)
      • HUT RI 79 (2)
      • ICBS Global (3)
      • ICBS Harau (6)
      • ICBS Lampasi (3)
      • ICBS PDK (3)
      • Informasi PSB (28)
      • Kegiatan Sekolah (245)
      • Kolom Guru (51)
      • Kolom Santri (3)
      • MPLS (3)
      • Prestasi Guru (14)
      • Prestasi Siswa (326)
      • profil siswa berprestasi (48)
      • Quote (3)
      • Ramadhan 1445 H (6)
      • Terbaru (86)

      GET IT ON

      Yayasan Insan Cendekia

      Jln. RA Kartini, Payakumbuh Utara. Kota Payakumbuh, Sumatera Barat

          (+62)8116699102

           info@icbs.sch.id

            icbspayakumbuhofficial

      LINKS

      Tentang Kami
      Find us
      SMP
      SMA
      PPDB
      Achievement
      Alumni

      FIND US

      INSAN CENDEKIA BOARDING SCHOOL

      YAYASAN INSAN CENDEKIA - ICBS PAYAKUMBUH